Seperti yang dilansir oleh
CNN, pembicaraan singkat antara dua pemimpin negara adikuasa tersebut dilakukan setelah Putin mendekati Obama. Keduanya pun menarik dua bangku ke salah satu sudut ruangan untuk berbincang-bincang. Mereka membahas mengenai masalah Suriah sekitar 20-30 menit. Hal tersebut disampaikan oleh salah satu pejabat senior Pemerintah Obama yang melihat hal tersebut.
Setelah itu, Obama menggambarkan bahwa perbincanganya dengan Putin sebagai perbincangan "apa adanya". Namun Obama mengakui bahwa tidak ada kemungkinan Putin untuk mendukung rencana Obama melakukan aksi militer terhadap Suriah.
Putin juga mengungkapkan hal senada ketika memberikan pernyataan kepada wartawan.
"Dia (Obama) tidak setuju dengan saya, saya juga tidak setuju dengan dia. Tapi kami saling mendengarkan satu sama lain," kata Putin.
Kedua pemimpin negara tersebut memberikan pandangan yang berbeda terhadap tindakan yang harus dilakukan untuk mengatasi krisis di Suriah Obama berusaha untuk menggalang dukungan, baik domestik maupun internasional, untuk melakukan intervensi militer yang disebutnya "intervensi terbatas".
Di lain pihak, Putin tidak sependapat dan menolak rencana tersebut. Putin menentang pernyataan Obama bahwa rezim Bashar al-Assad telah menggunakan senjata kimia. Putin juga menilai bahwa tuduhan Obama tersebut tidak dapat dibuktikan dengan jelas oleh AmerikaSerikat.
[ysa]
BERITA TERKAIT: