Ketua DPP PAN Bara Hasibuan mengatakan kondisi ekonomi saat ini merupakan tantangan paling nyata bagi para tokoh yang akan berkontestasi di Pemilihan Presiden 2014.
"Siapapun dan dari partai manapun orangnya, tantangannya adalah bagaimana membawa bangsa dapat segera keluar dari masalah ekonomi yang kemungkinan akan berlangsung dalam waktu yang tidak bisa diperkirakan," kata Bara (Selasa, 3/9).
Bara menuturkan, aktivitas pencapresan haruslah membangun substansi secara kontekstual, tidak melulu bersifat artifisial. Segala bentuk selebrasi dan gimmick politik yang tengah dipertontonkan saat ini tidak akan ada artinya bagi esensi dari pemilihan itu sendiri, yaitu memilih calon terbaik dari segi kualitas.
"Untuk itu, semua yang punya ambisi untuk menjadi Presiden harus menunjukan konsep dan program yang berorientasi pada pemecahan masalah secara terukur, bukan pernyataan-pernyataan yang hanya berujung sebagai jargon belaka," jelas Bara.
PAN menyadari bahwa tantangan terbesar dari capres yang diusung partainya adalah membawa ekonomi Indonesia melewati kondisi saat ini.
"Sebagai nakhoda ekonomi Kabinet Pemerintahan Yudhoyono, kinerja Hatta Rajasa memang sedang diuji dan dinilai publik. Untuk itu, kami persilahkan publik untuk menilai kapasitasnya. Kami yakin, usaha dan pengorbanan ini jauh lebih baik daripada menjadikan pencapresan hanya sebagai bagian dari 'show' atau hiburan sesaat, tapi tidak menjadi jawaban atas persoalan bangsa hari ini," demikian Bara Hasibuan.
[zul]
BERITA TERKAIT: