Kondisi perekonomian yang menurun seharusnya tidak dijadikan alasan untuk menghina dan menghardik atau menjelekkan pihak lain. Kondisi yang dialami saat ini adalah kesalahan bersama yang harus dihadapi dengan kekuatan yang tangguh dan jiwa yang besar.
Prabowo juga mengingatkan kader untuk semakin fokus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Misalnya dengan mensosialisasikan keberadaan 270 unit ambulans Gerindra dan relawan Kesehatan Indonesia Raya (KESIRA) kepada masyarakat agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Meski begitu, dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan, bahwa sekarang adalah waktunya untuk memastikan koreksi haluan ekonomi Indonesia dapat dilaksanakan melalui Pemilu 2014. Oleh karena itu Prabowo menganggap bahwa mewujudkan pelaksanaan Pemilu yang jujur dan adil sangatlah penting.
Lebih lanjut, dalam rilis yang diterima sesaat lalu (Kamis, 22/8), Prabowo mengatakan bahwa sistem ekonomi yang saat ini dijalankan tidak berhasil membawa kesejahteraan kepada seluruh rakyat Indonesia. Sistem ekonomi neoliberal yang terlampau bebas terbukti gagal membawa kesejahteraan dan keadilan sosial. Hal tersebut ditunjukkan dengan krisis ekonomi yang melanda Yunani, Amerika Serikat, dan banyak negara lainnya.
Sebagai penutup, Prabowo mengajak seluruh kader dan simpatisan Gerindra untuk berjuang meyakinkan seluruh rakyat Indonesia bahwa sistem ekonomi kerakyatan adalah solusi konkrit bagi bangsa Indonesia untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
[zul]
BERITA TERKAIT: