Fatwa sendiri sudah membaca gelagat niat Jumhur untuk mengabdi secara luas bagi negara ini saat menyaksikan orasi budaya Jumhur di Taman Ismail Marzuki (TIM) beberapa waktu lalu.
Bagi Fatwa, yang pernah menjadi tahanan di era Orde Baru dan senior di Pelajar Islam Indonesia (PII), keterlibatan Jumhur sangat positif bila dilihat dari sisi pergerakan kaum muda dan juga regenerasi kepemimpinan. Apalagi ia mengenal betul jejak rekam Jumhur yang sangat baik.
"Saya tahu karakternya, semangat juangnya, dan tahu visi ke depannya. Sebagai generasi tua, saya ikut bangga," kata Fatwa dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 19/8).
Bagi Fatwa lagi, yang merasa sudah lewat dari masa kesempatan untuk bisa menjadi pemimpin bangsa, ia sangat menyambut gembira aktivis di era 1980-an yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) Jumhur untuk ikut dalam konvensi capres Demokrat
"Terpenting buat saya seorang pemimpin jangan terpenjara oleh masalah di masa lalunya, dan di masa sekarang hingga di masa yg akan datang. Bung Jumhur, selamat berjuang," demikian Fatwa.
[ysa]
BERITA TERKAIT: