"Oleh karena itu, pemimpin haruslah satu kata dengan perbuatan, tidak boleh menyalahgunakan kekuasaan," kata Prabowo saat menyampaikan pidato dalam peringatakan Hari Kemerdekaan ke-68 di halaman Kantor DPP Partai Gerindra, Jalan RM Harsono No. 54, Jakarta Selatan ini (Sabtu, 17/8),.
Dalam kesempatan ini, Prabowo pun mengamanatkan kepada seluruh kader Gerindra untuk tetap menjaga Partai Gerindra sebagai partai yang bersih dan partai yang anti korupsi. Ia juga mengingatkan kepada seluruh kader Partai Gerindra bahwa perjuangan Bangsa Indonesia ke depan semakin berat.
"Kita akan menghadapai tantangan yang besar dari angkara murka yang tak ingin Indonesia bangkit menuju kejayaan," tegas Prabowo, sambil meminta seluruh kader Gerindra harus tetap bersatu padu, tak boleh lelah dalam berjuang bersama rakyat untuk menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik.
Upacara memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia ke-68 ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan Partai Gerindra, Ketua dan anggota Dewan Pembina, Dewan Penasehat, serta seluruh pengurus DPP Partai Gerindra. Bertindak sebagai instruktur upacara Prabowo Subianto. Prabowo juga membacakan naskah Proklamasi dan memimpin hening cipta.
Menurut Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon, selain untuk memperingati detik-detik proklamasi Republik Indonesia, Partai Gerindra juga memaknai upacara bendera yang rutin diadakan tiap tahun di Hari Kemerdekaan sebagai momentum penting bagi seluruh kader Gerindra untuk membangkitkan semangat perjuangan para pahlawan untuk dibawa dalam membangun bangsa.
[ysa]
BERITA TERKAIT: