Dalam pidato untuk memperingati Hari Kemerdekaan ke-68 di halaman Kantor DPP Partai Gerindra, Jalan RM Harsono No. 54, Jakarta Selatan ini (Sabtu, 17/8), Prabowo juga menyatakan bahwa ia siap pasang badan dan ia siap mati dalam perjuangan menghadapi komprador dan koruptor.
Prabowo mengatakan bahwa ia ingin Indonesia menjadi bangsa yang terhormat, aman, damai, melindungi semua suku agama dan kelompok etnis dan budaya dan daerah. Yaitu bangsa yang dipimpin oleh pemimpin bersih, jujur, adil dan benar. Bangsa yang berdaulat secara politik, berdaulat secara budaya, berdaulat secara ekonomi.
"Bangsa yang berdikari. Bangsa yang tidak akan berlutut kepada siapapun. Bangsa yang tidak akan menunduk-mundur kepada siapapun. Bangsa yang bersahabat kepada setiap orang. Bangsa yang membawa kesejukan. Bangsa yang hidup dalam keadaan gemah ripah loh jinawi" seru Prabowo di hadapan ribuan kader Partai Gerindra dan organisasi sayap Partai Gerindra.
Prabowo menegaskan bahwa ia benar-benar berjuang agar bangsa Indonesia bisa sejahtera. Ia berjuang agar setiap anak bangsa dari yang paling miskin bisa tersenyum dengan bahagia.
"Kita ingin setiap bapak dan ibu tersenyum karena mereka tenang menghadapi besok pagi. Tersenyum karena mereka tahuu negara memiliki cukup sandang, pangan dan papan untuk seluruh rakyat Indonesia," demikian Prabowo.
[ysa]
BERITA TERKAIT: