"Bisa saja permasalahan di antara pribadi masyarakat di situ," kata anggota Komisi I dari Fraksi Hanura, Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 5/8).
Karena itu, Susaningtyas meminta polisi untuk mendeteksi tuntas siapa pelakunya. Dengan demikian persoalan menjadi jelas.
"Kalau belum jelas, penanganan pun bisa salah," tegas Nuning, panggilan akrab Susaningtyas, yang juga pakar intelijen.
Ledakan bom di Vihara Ekayana di Jalan Mangga, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu malam (Minggu, 4/8), terjadi ketika umat Budha yang berjumlah sekitar 300 orang ini sedang menggelar acara dana persembahan untuk Biksu.
Ledakan terjadi dua kali. Ledakan pertama terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Ledakan ini terjadi di pintu masuk ruang kebaktian, di belakang patung Budha Matrieya.
Ledakan bom kedua di Vihara yang sudah berdiri sejak sekitar 30 tahun lalu ini terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Ledakan bom berdaya rendah ini berada di bagian luar ruang kebaktian.
[ysa]
BERITA TERKAIT: