"Tiap tahun selalu tidak pernah ada perubahan yang membuat nyaman terkait kemacetan mudik," kata Sekjen DPP PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 3/8).
Hal lain yang juga membuat tak nyaman pemudik dan disesalkan Tjahjo adalah pembangunan jalan Pantura. Pembangunan di jalan Pantura ini selalu tidak pernah tepat waktu dan terkesan buru-buru. Pembangunan jalan yang tidak selesai pun menjadi faktor baru kemacetan yang sudah parah.
"Pemerintah tidak pernah ada alternatif menghidupkan atau memperlebar jalan Selatan sepanjang jawa," sesal Tjahjo, yang juga mantan Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).
Kasus lain yang juga harus diperhatikan pemerintah, lanjut Tjahjo, adalah persoalan angka kecelakaan lalulintas selama mudik yang selalu tinggi. Karena itu hampir bisa dipastikan mudik lebaran tahun ini akan sangat berat dirasakan masyarakat, selain karena dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
"Walau Menteri Perhubungan sudah koordinasi tapi kelihatannya masih carut marut karena masih ada egoisme sektoral dan perintah Presiden tidak selalu cepat dilaksanakan sama aparat bawahannya. Iironis memang, padahal anggarannya cukup dan berlimpah," demikian Tjahjo.
[ysa]
BERITA TERKAIT: