Kenaikan harga daging ini menyebabkan Pemerintah memutuskan untuk mengimpor sapi siap potong dari Australia dan menugaskan Bulog untuk mengimpor daging beku dari negara yang sama guna menekan harga daging di dalam negeri. Namun demikian Komisi IV DPR mempertanyakan kualitas daging beku impor yang didatangkan Perum Bulog dari Australia, yang dinilai pedagang dan konsumen masih berkualitas rendah dan diperkirakan karena daging impor tersebut sudah terlalu lama dibekukan, dari bulan Mei bahkan april.
Namun tidak demikian dengan daging sapi hasil produksi PT. Berdikari (Persero), BUMN Pemerintah yang pada awalnya memiliki core bisnis di bidang perdagangan dan telah bertransformasi menjadi BUMN Peternakan pada awal 2010 lalu. BUMN tersebut mampu menghasilkan daging berkualitas tinggi dengan harga yang rasional, bahkan di bawah harga pasaran.
"Hal tersebut disebabkan karena kita memiliki semuanya, dari mulai bibit sapinya, pakannya, peternakannya, dan rumah pemotongannya juga, sehingga hal tersebut berhasil memangkas variabel biaya-biaya yang tidak perlu," kata Koordinator Divisi Pengolahan Daging dan Susu PT. Berdikari (Persero), Dody Wahyudi, dalam keterangannya (Kamis, 1/8).
Selain mengedepankan masalah harga, lanjutnya, daging sapi yang dihasilkan oleh PT. Berdikari juga memiliki kualitas yang sangat terjamin. Hal ini karena pembibitan sapi dilakukan di kandang sendiri, dan melewati proses pemotongan yang benar-benar higienis dan halal dengan fasilitas rumah pemotongan standar internasional.
"Selain itu kami menjamin kualitas dari setiap daging kami akan sama, karena pakannya sama yang kami tanam dan produksi sendiri, ini yang mungkin tidak ditemukan di tempat lain," ujarnya
Produksi yang baru dimulai 1,5 bulan yang lalu ini, kini sudah mulai dijual di berbagai jaringan. Salah satunya adalah melalui Limousine Meat Shop yang kini sudah dibuka di kawasan BSD.
"Kelebihan lain dari Meat Shop kami selain dari sisi harga, kualitas dan higienis, disitu juga kami menyediakan jasa-jasa seperti untuk pengempukan daging dan slicing untuk menjadi daging sukiyaki, dan semua fasilitas ini kami berikan secara cuma-cuma,†ujarnya.
Meat Shop ini rencananya dalam waktu dekat akan membuka cabang di 9 wilayah Jabodetabek, lalu akan menyusul diberbagai daerah seperti Sumbar, Semarang, Makasar, Padang, dan Medan. Tujuannya agar distribusi daging ini benar-benar sampai pada konsumen, dan di saat yang sama membuat lapangan kerja untuk kewirausahaan.
[ysa]
BERITA TERKAIT: