Peringati HUT RI dan PPI Yaman, Simposium Nasional Digelar di Hadhramaut

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 31 Juli 2013, 09:59 WIB
Peringati HUT RI dan PPI Yaman, Simposium Nasional Digelar di Hadhramaut
foto: net
rmol news logo Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Pelajar Indonesia di Yaman (PPIY) akan menyelenggarakan Simposium Nasional 2013 pada tanggal 19-22 Agustus di Provinsi Hadhramaut, Yaman dengan tema “Kesenjangan antara Nilai Kebangsaan dan Realitas Kehidupan Bangsa.”

Simposium Nasional ini digelar dalam rangka memperingati Kemerdekaan RI ke-68 dan Hari Ulang Tahun PPIY ke-12.

Lewat simposium tersebut, Ketua Umum DPP PPIY, Muhammad Khoiruz Zadit Taqwa, menjelaskan, dimaksudkan sebagai upaya untuk terus meneguhkan komitmen kepada bangsa serta membangun jaringan komunikasi para intelektual Muslim muda Indonesia yang berada di Yaman, yang sekaligus bersama-sama bertukar pikiran mencari dan memecahkan berbagai permasalahan aktual yang terjadi di Indonesia.

Simposium ini akan diisi dengan beberapa seminar oleh pembicara dari beberapa tokoh nasional dan ulama Yaman dengan tema "Kesenjangan antara Nilai Kebangsaan dan Realitas Kehidupan Bangsa” “Peran Aktif Perhimpunan Pelajar Indonesia dalam Menjaga Integritas Bangsa Indonesia di Kancah Nasional dan Internasional” dan “Toleransi antar Umat Beragama”.

Sekitar 500 pelajar Indonesia di Yaman dan beberapa tamu undangan akan hadir dalam acara yang juga akan diisi dengan pentas seni dan budaya oleh Dapur Theater Yaman, DPW Hudaidah, DPW Hadhramaut dan DPW Zabid.

Kemudian acara akan diakhiri dengan Musyawarah Besarke-XII PPI Yaman.

Saat ini jumlah pelajar Indonesia di Yaman hampir mencapai 2000 yang tersebar di beberapa lembaga pendidikan, baik universitas atau pesantren, di berbagai wilayah di Yaman yang meliputi Hadhramaut, Hudaidah, Zabid, Aden, Sana’a, Ma’rib, Taiz, Sha’dah dan lainnya.

“Diadakannya Simposium Nasional ini diharapkan menjadi sebuah langkah untuk mempersatukan dan memperkuat ikatan pelajardanmahasiswa Indonesia yang berada di Yaman, meneguhkan rasa nasionalisme, serta membangun hubungan kerjasama kongkrit untuk memberikan sumbangan riil kepada bangsa demi kemajuan dan kesejahteraan tanah air Indonesia,” ungkap Zainal Fanani, Ketua Panitia Pelaksana Simposium Nasional 2013 PPI Yaman.

Simposium ini didukung oleh PPI Dunia, FLP Hadhramaut, PCINU Yaman, dan beberapa media di antaranya Radio PPI Dunia dan Rakyat Merdeka Online. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA