Atut-Rano Harus Contoh Gaya Kepemimpinan Jokowi-Ahok

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Minggu, 28 Juli 2013, 16:51 WIB
rmol news logo Duet Ratu Atut-Rano Karno memimpin Pemerintah Provinsi Banten mestinya meniru gaya kepemimpinan Joko Widodo- Basuki T. Purnama dalam menjalankan roda pemerintahan Provinsi Jakarta.

Dalam menjalankan tugasnya, Jokowi-Ahok melakukan pembagian tugas yang jelas.

"Sudah seharusnya seorang gubernur serap aspirasi di lapangan, Wakil gubernur perkuat reformasi birokrasi. Itu baro top," tegas Ketua DPN REPDEM, sayap PDI Perjuangan, Wanto Sugito (Minggu, 28/7).

Wanto Sugito mengungkapkan itu terkait isu Rano Karno yang berniat mengundurkan diri karena tidak diberi peran optimal oleh Ratu Atut.

Sebagai Ketua DPP PDIP, Wanto Sugito mengingatkan, Rano Karno harus bersikap tegas. Aktor "Si Doel Anak Sekolahan" tersebut jangan hanya curhat kalau akan mengundurkan diri.

Karena dari curhat menggambarkan ada kegelisahan dalam duetnya dengan Ratu Atut selama memimpin Banten.

"Sebagai kader PDI Perjuangan, kader berideologi yang meneruskan ajaran-ajaran Bung Karno dan spirit Pancasila 1 Juni, harus keras dan tegas demi terwujudnya Trisakti di Banten," ujar Wanto Sugito, aktivis mahasiswa 98 yang kini maju sebagai calon anggota DPR RI dari dapil Banten III (Tangerang Raya). [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA