Hanura Berharap Duet Ratu Atut-Rano Karno Sampai Akhir Masa Jabatan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 24 Juli 2013, 15:50 WIB
Hanura Berharap Duet Ratu Atut-Rano Karno Sampai Akhir Masa Jabatan
saleh husin/net
RMOL.  Wakil Gubernur Banten Rano Karno disarankan untuk tidak mundur meski disebut-sebut adanya ketidakharmonisan dengan atasannya, Ratu Atut Chosyiyah, seperti pertama kali disampaikan rekan separtainya di PDIP, TB Deddy S. Gumilar.

"Karena (mundurnya) ini tentu akan mengganggu jalannya pemerintahan," jelas Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husin (Rabu, 24/7).

Menurut Saleh Husin, perselisihan pandangan dengan gubernur sebaiknya dapat diselesaikan dengan mencari jalan keluar bersama yang win-win solution. Apalagi, sebagai kepala pemerintahan di provinsi justru harus memberikan contoh yang baik buat warganya dan untuk memakmurkan masyarakat Banten.

"Hanura sebagai parpol pengusung ingin agar mereka wajib menyelesaikan masa baktinya selama lima tahun secara bersama dan tidak bercerai di tengah jalan sesuai janjinya waktu itu," demikian anggota Komisi V DPR ini. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA