RMOL. Wakil Gubernur Banten Rano Karno disarankan untuk tidak mundur meski disebut-sebut adanya ketidakharmonisan dengan atasannya, Ratu Atut Chosyiyah, seperti pertama kali disampaikan rekan separtainya di PDIP, TB Deddy S. Gumilar.
"Karena (mundurnya) ini tentu akan mengganggu jalannya pemerintahan," jelas Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husin (Rabu, 24/7).
Menurut Saleh Husin, perselisihan pandangan dengan gubernur sebaiknya dapat diselesaikan dengan mencari jalan keluar bersama yang
win-win solution. Apalagi, sebagai kepala pemerintahan di provinsi justru harus memberikan contoh yang baik buat warganya dan untuk memakmurkan masyarakat Banten.
"Hanura sebagai parpol pengusung ingin agar mereka wajib menyelesaikan masa baktinya selama lima tahun secara bersama dan tidak bercerai di tengah jalan sesuai janjinya waktu itu," demikian anggota Komisi V DPR ini.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: