Pihak keluarga kaget atas penahanan Izedrik Emir Moeis oleh KPK pada Kamis (11/7) lalu terkait proyek pengadaan PLTU Tarahan, Lampung. Pasalnya, sehari setelah penahanan itu, Jumat (12/7), anaknya wisuda di Institut Teknologi Bandung (ITB).
"Saya kemarin bertemu istri dan anaknya Pak Emir. Mereka kaget karena hari Jumat kemarin anaknya wisuda di ITB. Sudah disampaikan ke KPK. Tapi tetap ditahan," kata Ketua DPP PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (13/7).
PDIP tetap memberikan dukungan kepada Emir Moeis. Tapi yang paling perlu, jelas Trimedya, mempersiapkan mental keluarga Emir yang juga Ketua Komisi XI DPR itu. "Yang perlu kami siapkan sebenarnya mental keluarga," ungkapnya.
Dia menerangkan, keluarga juga keberatan pemberitaan korupsi yang melibatkan Emir. Misalnya, pemberitaan yang menyatakan seakan-akan Emir Moeis tidak mau mengikuti aturan seperti memakai baju tahanan.
"Pemberitaan perilaku korupsi sudah sangat berat. Misal bang Emir dianggap tidak mau memakai pakaiannya padahal eggak muat. Ukuran dia kan bongsor gitu. Saya bicara sama pengacaranya, emang eggak ada. Tapi di koran muncul seakan-akan dia eggak mau makai pakai itu. Padahal enggak muat," imbuh Ketua Badan Kehormatan DPR RI itu.[zul]
BERITA TERKAIT: