"Gita lebih suka mencuri-curi perhatian dan cuma bisa mencari perhatian ketimbang mengambil langkah strategis untuk menstabilkan harga. Sidak pun tak berhasil menjaga stabilitas harga," kata Direktur Eksekutif Indonesia for Global Justice (IGJ), Riza Damanik, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 10/7).
Soal kenaikan harga di awal bulan puasa, kata Riza Damanik, seharusnya pemerintah sejak awal dan sejak lama sudah mengambil kebijakan strategis. Sebab kenaikan harga di awal puasa, sebagaimana juga kenaikan harga di hari Natal dan juga hari Idul Fitri, adalah hal yang rutin terjadi tiap tahun.
"Seharusnya pemerintah sudah mengantisipasinya sehingga harganya tidak melonjak tinggi. Kita lihat, memang Gita tidak melakukan tindakan apa-apa kecuali sidak," ungkap Riza Damanik.
Riza menegaskan bawa Gita Wirjawan memang tak memiliki prestasi apa-apa. Bahkan kebijakan Gita lebih banyak yang menguntungkan asing ketimbang melindungi kepentingan nasional. Hal ini terlihat jelas dari berbagai langkah impor produk dari negara luar, tanpa disertai dengan upaya meningkatkan kualitas perdagangan Indonesia.
[ysa]
BERITA TERKAIT: