"Dalam konteks ini terjadi proses
checks and balances diantara ketiganya disamping ada DPR, parpol dan publik. Harapannya pemilu akan terselelenggara lebih baik," kata anggota Komisi II dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), A Hakam Naja, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 8/7).
Hingga saat ini, ungkap Hakam, persiapan pemilu relatif berjalan dengan baik, dengan beberapa kekurangan seperti verifikasi peserta pemilu dan daftar calon sementara (DCS) yang masih menyisakan masalah.
"Tapi saya berharap dengan proses yang nanti akan dilakukan dengan mempertimbangkan semua. Pemangku kepentingan dan peraturan per-UU-an yang berlaku akan didapatkan solusi yang baik," ungkap Hakam.
Hakam pun optimis dengan keterbukaan, kejujuran dan semangat saling menghargai yang seharusnya ditunjukkan oleh penyelenggara pemilu akan terlaksana pemilu yang demokratis dan jurdil.
[ysa]
BERITA TERKAIT: