"Amir Husin Daulay adalah salah satu tokoh aktivis yang memelihara bara perlawanan di Jakarta terhadap kekuasaan Orde Baru, dan saat itu hal yang sama dilakukan saya dan teman-teman di Bandung," kata aktivis mahasiswa ITB di era 1980-an, Moh Jumhur Hidayat, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 6/7).
Pasca Reformasi, ungkap Jumhur, Amin Husin masih terus menjaga roh aktivisnya dengan tidak bergabung dalam kekuatan politik apapun. Namun demikian, aktivis Prodem ini tak pernah lelah untuk tetap menyuarakan perubahan, bahkan ketika kondisi kesehatan tubuhnya mulai menurun.
"Kita semua kehilangan karena kita jarang menemukan orang yang
interest-nya sebagian besar untuk penyempurnaan masyarakat dan negara seperti AHD ini. Semoga Allah Swt menempatkannya si surga abadi, dan kita semua diberi kekuatan untuk melanjutkan perjuangannya," demikian Jumhur.
[ysa]
BERITA TERKAIT: