Ada Tiga Faktor yang Akhirnya Membuat Morsy Dikudeta

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 04 Juli 2013, 08:46 WIB
Ada Tiga Faktor yang Akhirnya Membuat Morsy Dikudeta
morsy/net
rmol news logo . Meski memberikan resiko yang sangat fatal bagi transisi demokrasi, namun melengserkan Muhammad Morsy dari kursi Presiden Mesir memang satu keniscayaan dan langkah politik yang harus diambil oleh militer.

Demikian disampaikan pengamat Timur Tengah, Zuhairi Misrawi, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 4/7).

Menurut Zuhairi, ada tiga faktor yang membuat kudeta militer itu diambil sebagai pilihan politik paling mungkin saat ini. Pertama, karena Morsy tidak melaksanakan amanat Revolusi, yaitu memenuhi keadilan sosial di masyarakat Mesir.

Kedua, lanjut Zuhairi, yang mengenyam pendidikan di Al Azhar Mesir, Morsy memaksakan Konstitusi yang prematur dan bahkan mengeluarkan dekrit yang sangat kontra-produktif dengan aspirasi mayoritas warga Mesir.

Ketiga, lanjut Zuhairi, adalah karena dominasi kekuasaan Ikhwanul Muslimin. Sebagai pemimpin yang masih dalam transisi demokrasi, seharusnya Morsy mengakomodir semua kelompok di Mesir.

"Jadi amanat Revolusi yang tidak dilaksanakan, membuat konstitusi yang prematur dan hegemoni kekuasaan ini membuat Morsy akhirnya dikudeta," demikian Zuhairi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA