"Calon Presiden yang akan ikut Konvensi Demokrat pasti memiliki kalkulasi, buat apa ikut kontestansi lewat konvensi bila pemenangnya sudah diketahui sebelum pertandingan dimulai. Pemenang konvensinya adalah Pramono Edhe," kata pengajar komunikasi politik di Universitas Indonesia (UI), Ari Junaedi, kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 1/7).
Pengajar Program Pascasarjana di Universitas Diponegoro Semarang dan Universitas Dr Soetomo Surabaya ini juga menilai bergabungnya Pramono Edi Wibowo ke dalam jajaran Partai Demokrat semakin menambah sesak deretan bekas petinggi TNI dan Polri di partai besutan Presiden SBY ini.
Kata Ari, meski masuknya ipar SBY ini akan semakin menambah kekuatan jaringan Demokrat ke baju hijau, namun hal ini juga berdampak pada arah perkembangan Demokrat di masa mendatang . Partai Demokrat ini pasti akan dikritisi banyak pihak.
"Masuknya Pramono semakin mengentalkan politik dinasti di Demokrat," demikian Ari Junaedi.
[ysa]
BERITA TERKAIT: