Keberadaan Pramono Edhie Semakin Mengentalkan Politik Dinasti di Demokrat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 01 Juli 2013, 09:35 WIB
Keberadaan Pramono Edhie Semakin Mengentalkan Politik Dinasti di Demokrat
pramono edhie/ist
rmol news logo . Bergabungnya secara resmi mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Pramono Edi Wibowo ke dalam jajaran Partai Demokrat semakin menambah sesak deretan bekas petinggi TNI dan Polri di partai besutan Presiden SBY ini.

Entah karena masih tergolong kerabat Cikeas atau karena bekas jenderal bintang empat, Pramono langsung didapuk menjadi anggota Dewan Pembina.

Kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 1/7), pengajar komunikasi politik di Universitas Indonesia (UI), Ari Junaedi, menilai masuknya ipar SBY ini akan semakin menambah kekuatan jaringan Demokrat ke baju hijau. Walau sudah pensiun, pengaruh Pramono Edi pasti masih memiliki koneksi ke jajaran TNI AD.

Hanya saja, dari sisi yang lain, lanjut Ari, masuknya Pramono ini juga membawa dampak bagi arah perkembangan Demokrat di masa mendatang . Partai yang dilahirkan dengan cita-cita mulia ingin memberikan koreksi terhadap keberadaan parpol-parpol yang sudah ada ini pasti akan dikritisi banyak pihak.

"Masuknya Pramono semakin mengentalkan politik dinasti di Demokrat," jelas Ari Junaedi, yang juga pengajar Program Pascasarjana di Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Dr Soetomo Surabaya dan Universitas Persada Indonesia YAI Jakarta ini. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA