Gede Pasek Suardika, politisi yang dikenal sebagai orang dekat mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu tidak membantah kabar tersebut.
Menurutnya, sudah tiga hari ini Anas Urbaningrum bersama keluarganya berada di Bali. "Hasil dari renungannya, sudah saatnya ada organisasi yang bisa menghimpun seluruh elemen anak bangsa untuk masa depan politik yang lebih baik," kata Pasek Suardika dalam pesan singkat yang diterima
Rakyat Merdeka Online (Kamis, 27/6).
Dari masukan berbagai kalangan, muncul nama Pergerakan Indonesia. "Mas Anas sampai saat ini tidak pernah putus silaturahim dengan teman-teman seperjuangan. Begitu pula sebaliknya," kata Pasek Suardika.
Dari silaturahim yang berlangsung selama beberapa bulan tersebut, makin mengkristal bahwa perjuangan politik harus tetap dilakukan secara konstitusional.
"Anas Urbaningrum ini taat azas, taat konstitusi. Jadi ketika dukungan dari para sahabat terus mengalir dari seluruh Indonesia, maka hal itu harus dilembagakan. Dari sinilah muncul gagasan utk membentuk organisasi politik," kata Pasek Suardika lagi.
Tentang bagaimana arah poltik dan bentuk organisasinya, Pasek Suardika mengatakan hal ini masih dibahas oleh kawan-kawan yang satu visi dan misi terhadap masa depan bangsa.
"Siapapun sepakat, Anas Urbaningrum adalah asset bangsa. Apa yang terjadi hari ini adalah bagian dari ujiannya sebagai politisi. Ini akan mematangkan kualitasnya sebagai politisi masa depan," kata Pasek Suardika, yang juga Ketua Komisi III DPR itu.
[zul]
BERITA TERKAIT: