Keberhasilan Ganjar Pranowo Kemenangan Generasi Baru

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Senin, 27 Mei 2013, 10:59 WIB
Keberhasilan Ganjar Pranowo Kemenangan Generasi Baru
Jeffrie geovanie
rmol news logo Keberhasilan Ganjar Pranowo mengungguli lawan-lawannya dalam pemilihan gubernur Jawa Tengah kemarin dinilai sebagai kemenangan generasi baru. Meski memang, kemenangan generasi baru ini terlebih dulu dimulai Joko Widodo yang keluar sebagai juara dalam Pilgub DKI Jakarta.

"Saya menekankan 'generasi baru' karena terbukti 'figur-figur lama' gagal karena beban masa lalu," ujar Jeffrie Geovanie, board of advisor CSIS (Center for Strategic and International Studies) kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 27/5).

Kemenangan para generasi baru ini tak lepas dari kebijakan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Karena itu, menurut Jeffrie, publik harus memberikan apresiasi kepada Megawati yang telah berani menampilkan wajah-wajah baru, dimulai pada pemilukada Jawa Barat dengan Rieke Diah Pitaloka, Sumatera Utara dengan Effendi Simbolon.

"Sejauh ini (generasi baru ini) sangat berhasil karena Ganjar di Jateng dan Jokowi di Jakarta tampil sebagai pemenang. Semoga saja MK mengabulkan gugatan (cagub Bali) Puspayoga. Maka semakin sempurna kemenangan generasi baru ini," ungkap Jeffrie.

Meski begitu, ungkap Jeffrie, apresiasi yang sama juga harus disampaikan kepada SBY. Karena Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu telah menyiapkan konvensi calon presiden sebagai ajang elegan untuk tampilnya generasi baru seperti Gita Wiryawan, Mahfud MD, Dino Patti Jalal ke panggung politik nasional.

Kedua, sambung Jeffrie, kemenangan Ganjar juga kemenangan bagi rakyat kebanyakan. Karena tipikal kepemimpinan generasi baru lebih menyadari bahwa jabatan politik adalah jabatan pengabdian. Konsep memimpin adalah melayani, sangat kuat di benak generasi baru.

"Akibat dari itu, tentu rakyat akan menjadi diuntungkan karena mereka memberikan waktunya untuk sepenuhnya bagi rakyatnya. Kepemimpinan itu sangat terasa seperti yang dilakukan Jokowi di Jakarta," demikian Jeffrie.

Pilgub Jateng kemarin diikuti tiga pasangan. Yaitu Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmodjo (Partai Demokrat, Partai Golkar, PAN), Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko (PDI Perjuangan), dan Hadi Prabowo-Don Murdono (PKS, PKB, Partai Gerindra, PPP, Partai Hanura, PKNU).

Berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei pasangan Ganjar-Heru keluar sebagai pemenang. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA