Hal itu dikatakannya saat menjadi pembicara kunci dalam diskusi publik bertajuk "Mengapa Tidak Mengakui Kosovo?" di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta, Kamis (16/5).
"Dalam hemat saya, tidak ada alasan pemerintah RI tidak mengakui kemerdekaan Kosovo. Dengan tidak mengakui, posisi Indonesia di kancah internasional menjadi dipertanyakan," kata Din.
Dalam penilaiannya, dua alasan mengapa Indonesia harus mengakui kemerdekaan Kosovo. Pertama, pengakuan kemerdekaan sesuai amanat konstitusi, bahwa Indonesia ikut dalam perdamaian dunia dan menentang penjajahan, apapun bentuknya. "Yang kedua, sebagai negara berpenduduk muslim terbesar dunia, dan Kosovo mayoritas muslim, maka posisi pengakuan Indonesia mutlak dibutuhkan," paparnya.
Din menjelaskan, hingga saat ini sudah 98 negara dunia mengakui kemerdekaan Kosovo, dan 30 di antaranya adalah negara-negara anggota OKI, yang Indonesia juga menjadi anggota.
Untuk itu, pihaknya menyerukan pemerintah agar segera memberi pengakuan kemerdekaan. Din mengatakan, dirinya sudah melobi Ketua MPR Taufiq Kiemas dan pimpinan DPR, Priyo Budisantoso, agar mendorong pemerintah memberikan pengakuan.
[zul]
BERITA TERKAIT: