Atas penundaan tersebut, Mendikbu M. Nuh tidak cukup hanya minta maaf. "Tapi harus bertanggungjawab atas terlambatnya percetakan menyiapkan bahan ujian. Ini tidak profesional," ujarnya saat dihubungi wartawan, Senin (15/4).
Politikus PDIP ini menjelaskan, dalam rapat kerja dengan Kemendikbud tempo hari, M. Nuh berjanji akan melaksanakan UN serentak secara nasional, tapi kenyataannya 11 provinsi terlambat akibat kenerja buruk percetakan.
"Bagaimana bisa Kemendikbud menentukan pemenang tender dengan kinerja seperti ini," protes bekas pelawak yang akrab disapa Miing ini.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: