Setelah survei Pusat Data Bersatu menyebut elektabilitas Jokowi tertinggi dibanding tokoh lainnya, giliran Lembaga Survei Jakarta merilis hal yang sama.
Bahkan, dalam rilis LSJ itu disebutkan, 18,1 persen responden memilih Jokowi kalau digelar pemilihan presiden saat ini. Sementara di urutan kedua Prabowo Subianto dengan angka 9,8 persen.
Meski begitu, Jokowi jangan sampai tergoda seperti saat ia maju dalam pemilihan gubernur Jakarta pada saat masa jabatannya sebagai Walikota Solo belum habis.
Peringatan itu disampaikan pengamat politik Burhanuddin Muhtadi di sela-sela acara peluncuran bukunya "Perang Bintang 2014: Konstelasi dan Prediksi Pemilu dan Pilpres" di Aula Harun Nasution UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangsel (Kamis, 21/2).
"Saat maju gubernur, ia belum tuntaskan mandat warga Solo. Jadi, Kalau dia ikut arus, maju pilpres 2014, secara etika menurut saya, tidak benar," demikian Burhan.
[zul]
BERITA TERKAIT: