"Mereka kan pimpinan partai, jadi tentunya persiapan pelaksanaan pemilu 2014 juga dibicarakan," ujar Ketua DPP PAN Bima Arya kepada
Rakyat Merdeka Online (Senin, 4/2).
Apakah pembicaraan mengarah ke koalisi?
"Terlalu dini kalau kita menyatakan format koalisi sekarang. Tapi setidaknya ruang komunikasi sudah dibuka lebar-lebar," jawab Bima.
Yang jelas, kata Bima, kalau untuk kepentingan yang lebih besar dan didasari pada niat yang sama untuk memperbaiki bangsa, PAN siap berkoalisi dengan partai manapun. "Namun tentunya harus melalui proses komunikasi yang baik sehingga kita bisa yakin apakah ada di frekuensi yang sama atau tidak," sambung Bima.
Terkait elektabilitas PAN, yang menurut lembaga survei, Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), hanya 1 persen, Bima yang juga mantan Direktur Charta Politika Indonesia ini hanya menjawab singkat. "Tidak ada pilihan, evaluasi mendasar dan kerja keras," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: