Sejauh ini diketahui tak kurang dari 250 akun
Twitter diserang pembajak yang dapat menggunakan alamat akun
Twitter dan e-mail yang digunakan untuk
log-in. Jumlah ini terbilang kecil dibandingkan dengan sekitar 200 juta pengguna
Twitter.
Aksi pembobolan itu diketahui
Twitter awal pekan ini. Setelah menelusuri lebih lanjut mereka menemukan kebocoran yang besar.
"Kami menemukan satu serangan dan berhasil menghentikannya beberapa saat kemudian," ujar Direktur Informasi
Twitter, Bob Lord, seperti dikutip dari
CNN.
Twitter telah mengubah
password akun yang diserang. Mereka mengirimkan e-mail kepada pemilik akun-akun yang diserang berisi petunjuk untuk bisa kembali
log-in.
Twitter tidak menjelaskan lebih lanjut secara detil metode yang digunakan pembajak. Namun di sisi lain mereka merujuk pada kerentanan program Java.
[zul]
BERITA TERKAIT: