"Belum ada pemberitahuan," jelas Jurubicara DPP Partai Golkar Tantowi Yahya kepada
Rakyat Merdeka Online (Selasa, 29/1).
Soal kedekatan Mamat dengan Partai Nasdem, Tantowi tidak tahu banyak. Dia sejauh ini hanya melihat Mamat dalam sebuah foto bersama dengan aktivis partai yang mengusung slogan perubahan tersebut.
"(Saya) baru lihat foto yang beredar di teman-teman. Dia berada di antara teman-teman Nasdem. Tapi kan foto itu tidak berbicara banyak apalagi soal kepindahan," ujar Tantowi.
Meski begitu, Golkar mempersilakan kalau memang Mamat mau pindah partai. Karena, sambung Tantowi, pilihan partai itu adalah persoalan keyakinan dan masalah privasi.
"Golkar menghormati siapapun kadernya yang merasa bisa lebih berkembang di partai lain. Sebaliknya Golkar juga buka pintu terhadap siapapun yang mau bergabung apabila mempunyai kesamaan visi dan tujuan, pondasi perjuangan dan lain-lain," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: