"(Undangan) masuk tanggal 21 ditambah dengan instruksi DPW Jawa Barat tentang penggiringan harus dukung Surya Paloh yang ditandatangani wakil ketua dan sekretaris. Karena ketua umum (DPW Jabar) Pak Rustam Effendi tidak mau tanda tangan," jelasnya kepada
Rakyat Merdeka Online (Kamis, 24/1).
Tapi, Asep memastikan tidak akan hadir besok (Jumat, 25/1). Karena mereka pada hari yang sama juga akan menggelar kongres bersama rakyat, simpatisan, pengurus Nasdem dan jajaran serta tokoh Jawa Barat dan Cimahi.
"Dimulai dengan doa istighasah, shalat Jumat dan pernyataan sikap di kantor Partai Nasdem Cimahi. Agenda utamanya kita akan sampaikan pernyataan sikap sebagai wujud aspirasi dari masyarakat dan pengurus serta tokoh-tokoh itu," jelasnya.
Tapi dia tidak mau membocorkan apa sikap yang akan disampaikan besok.
Kita lihat nanti apa pendapat mereka," elaknya.
Siapa saja yang datang?
"Unsur pengurus Cimahi bersama pengurus Nasdem se-Jawa Barat yang mau mundur. Saya bilang, sebelum mundur, mending gabung dulu ke acara kita. Ada sekretaris, ketua, waki ketua, ada bendahara dan pengurus DPD-DPD," jelasnya.
Asep sendiri menegaskan tidak akan mengundurkan diri meski dirinya menolak mendukung Surya Paloh jadi ketua umum.
[zul]
BERITA TERKAIT: