"Hal itu sering saya jawab. Saya dalam tidak dalam kekuasaan umumnya sekarang ini. Tapi kalau dibutuhkan pemikiran saya yang baik, saya bersedia," ujar JK saat telewicara di salah satu televisi nasional, Minggu (14/10).
Kesiapan itu disampaikan, meski sampai detik ini, belum jelas partai mana yang berminat mencalonkan mantan ketua umum Partai Golkar ini.
Menjawab isu soal tua muda dalam pencapresan, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) ini tidak sepakat. Baginya capres itu memiliki syarat, seperti memiliki kemampuan, memiliki rekam jejak yang baik dan memiliki kredibiltas.
"Jadi bukan soal senior atau yunior. Tapi, capres itu harus memiliki kemampuan," ujarnya lagi.
JK pun menambahkan, dua ratus jutaan penduduk Indonesia tidak bisa dipimpin oleh pemimpin uji joba.
"Pemimpin negeri ini jangan dilihat sebagai uji coba. Dan banyak yang siap, namun siap bukan berarti bisa, tapi harus punya kemampuan," pungkasnya.
[rsn/arp]
BERITA TERKAIT: