Demikian disampaikan Kabid Pengawasan dan Pemantauan BPJT Abram Elsajaya kepada
Rakyat Merdeka Online, Senin (8/10).
"Kita akan perhatikan kondisi yang ada. Intinya Jasa Marga berupaya untuk mengurangi angka kecelakaan dengan menyediakan penerangan jalan umum di daerah yang rawan kecelakaan. Untuk daerah tertenti, untuk saat ini kita menggunakan solar system karena listrik belum tersedia," sambungnya.
Tadi malam, tepat pukul 00.00 WIB, Jasa Marga menaikkan tarif jalan tol Cikampek-Jakarta. Namun sayangnya kenaikan tarif itu tidak diikuti dengan pelayanan yang maksimal. Banyak penerangan jalan umum yang mati dan membuat rawan kecelakaan.
[arp]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: