"Kegiatan ini baru pertama. Nanti akan dilaksanakan 2 tahun sekali untuk mendorong desa-desa wisata mengoptimalkan potensinya," ujar Dirjen Pengembangan Pariwisata Firmansyah Rahim saat memberikan sambutan di Gedung Sapta Pesona, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (25/9).
Sebenarnya, lanjut Firman, yang ikut program PNPM Pariwisata saat ini berjumlah 569 desa. Namun yang diusulkan provinsi untuk dapat penghargaan hanya 72.
"Setelah disaring didapat 15 nominasi. Setelah dilakukan kunjungan lapangan oleh juri, didapatlan 10 desa," tuturnya.
Pemenang pertama penghargaan itu adalah Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Gunung Kidul, DIY. Desa ini menjadi terbaik karena bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisata sampai berkali-kali lipat.
Wamenparekraf Sapta Nirwandar mengatakan, penghargaan ini sangat bagus untuk mendorong desa-desa lebih maju.
"Desa itu pangkal. Kalau desa maju, negara maju," ujarnya.
Dia yakin, penghargaan ini juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi desa. "Kehadiran desa wisata akan mendorong kegiatan ekonomi yang dahsyat," tandasnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: