"Kami aksi damai, kita gak ada keributan. Kami hanya ingin meluruskan saja, nanti takutnya orang tua takut anaknya masuk rohis," ungkap Ketua Ikatan Rohis Se-jabodetabek, Azri Hermawan Riyanto kepada
Rakyat Merdeka Online di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta (Minggu, 23/9).
Ia merasa sedih dan kecewa atas pemuatan berita bahwa Rohis identik dengan teroris. Padahal kegiatan rohis adalah membangun anak muda bangsa agar kreatif serta semakin cinta pada negara dan agama.
"Kami sangat kecewa. (Berita) Itu tidak benar," ujarnya
Ia menambahkan, aktivis Rohis di Jabodetabek akan menemui Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk mengadukan
Metro TV, besok pagi (Senin, 24/9)
Sebelumnya, pada 5 September 2012 lalu,
Metro TV mengadakan dialog dalam program
Metro Hari Ini bersama narasumber Guru Besar UIN Jakarta Bambang Pranowo, mantan Kepala BIN Hendropriyono dan pengamat terorisme Taufik Andri. Saat dialog berlangsung, ditayangkan info grafik berisi point-point dan pola rekruitmen teroris muda, yang dinilai menyudutkan Rohis.
[ysa]
BERITA TERKAIT: