Selama Arus Mudik-Balik Lebaran, 710 Korban Meninggal Adalah Pengendara Sepeda Motor

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 03 September 2012, 13:47 WIB
Selama Arus Mudik-Balik Lebaran, 710 Korban Meninggal Adalah Pengendara Sepeda Motor
ilustrasi/ist
rmol news logo . Selama Operasi Ketupat 2012 dalam kurun waktu 11 Agustus-26 Agustus 2012, polisi menemukan ada  77.502 pelanggaran lalu lintas atau meningkat 11,8 persen dari tahun 2011 dengan jumlah 69.347 pelanggaran.

"57.574 pelanggaran dengan tilang dan 19.928 dengan teguran," kata Kepala Korlantas Polri Irjen Pudji Hartanto saat rapat kerja dengan Komisi V DPR di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Senin, 3/9).

Dan apabila diuraikan dari pelanggaran itu, lanjut Pudji, ada 44.906 perkara, atau menurun 20 persen dari tahun 2011 dengan yang berjumlah 56.306 perkara.

"Perkara yang lebih tinggi adalah 14.752 perkara surat-surat kendaraan, dan 8.131 perkara helm," ujarnya

Sedangkan jumlah kejadian mencapai 5.233 atau meningkat 10 persen dari tahun 2011 dari yang mencapai 4.744 kejadian . Dengan uraian meninggal dunia 908 orang, luka berat 1.505 orang dan luka ringan 5.139 orang.

"Sepeda motor 710 orang, kenderaan lain 198 orang, dengan persenan, sepeda motor 78 persen dan kenderaan lainnya 22 persen," ujarnya

Rapat kali ini adalah evaluasi penganan arus mudik lebaran tahun 2012 Komisi V dengan Menteri perhubungan, Kepala Basarnas, Kepala BMKG, Korlantas Polri, Ketua KNKT, PT Anggakasa Pura, PT KAI, PT Garuda dan beberapa pihak maskapai penerbangan. Rapat ini dipimpin oleh Yasti Soepredjo Mokoagow dari Fraksi PAN. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA