Menlu Rusia: Tidak Realistis Jika Presiden Assad Diminta Mundur Sepihak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 02 September 2012, 12:20 WIB
Menlu Rusia: Tidak Realistis Jika Presiden Assad Diminta Mundur Sepihak
assad/ist
rmol news logo . Tuntutan dunia internasional agar pasukan pemerintah Presiden Suriah, Bashar al Assad, menyerah secara sepihak dinilai tidak realistis.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, dalam pertemuan tradisional dengan mahasiswa dan staf pengajar Institut Hubungan Internasional Negeri Moskow.

"Permintaan agar Presiden Bashar al Assad untuk mengundurkan diri sebagai prasyarat utama untuk menyelesaikan krisis Suriah sama sekali merupakan pendekatan yang tidak realistis," tegas Menlu Rusia itu seperti dikutip Russian Today (Minggu ,2/9).

Lavrov menambahkan, ada perbedaan sikap terkait dengan rezim Suriah. Namun ketika perang masih terus terjadi di negara itu sangat tidak realistis untuk mengatakan bahwa satu-satunya solusi adalah meminta satu pihak untuk menyerah. Ini bukan masalah ideologi politik di Suria, tapi kami, lanjut Lavrov, hanya ingin memberikan alasan realistis.

Dewan Keamanan PBB, lanjut Lavrov, tidak memiliki hak untuk mendukung atau melakukan intervensi asing di Suriah. Menurut Lavrov, solusi terbaik yang harus dilakukan saat ini adalah masing-masing pihak yang bertikai menarik mundur pasukannya dan bukan intervensi asing atau mundurnya Presiden Assad.[ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA