Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang tanpa melewati prosedur menjadi 'pintu masuk' timbulnya masalah kekerasan yang menimpa TKI selama bekerja di luar negeri.
Demikian disampaikan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar saat berbuka puasa bersama calon TKI yang sedang menempuh pelatihan kemarin di Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) Sahara Lestari, Condet Jakarta Selatan.
Terkait hal tersenut, pemerintah, jelas Menakertrans, sudah memberi rambu-rambu yang jelas.
"Pelatihan menjadi kunci TKI untuk sukses tanpa harus berhadapan dengan masalah. Saya minta perusahaan penempatan dan pelatihan TKI tidak main-main. Setiap pelanggaran akan kami beri sanksi berat. Ingat juga bahwa hingga hari ini pemerintah masih menerapkan moratorium ke Arab Saudi, jangan coba-coba melanggarnya," tukas Muhaimin.
Pada acara sosialisasi "Jangan Berangkat Sebelum Siap" tersebut Muhaimin, yang didampingi isteri, mengajak serta pedangdut Iis Dahlia dan penyanyi Cinta Penelope.
Iis Dahlia yang beberapa kali terlihat ikut mensosialisasikan pentingnya persiapan dan pelatihan TKI mengatakan bahwa pengalaman dan kejadian-kejadian kekerasan harus menjadi motivasi bagi calon TKI untuk melatih diri dengan lebih baik.
"Tidak ada jalan lain kecuali calon TKI harus melatih diri. Belajar bahasa yang benar, meningkatkan keterampilan, memahami hak dan kewajiban serta berdokumen asli," jelasnya.
"Intinya, patuhi peraturan dan hukum. Kalau semua ini dipersiapkan dengan baik, insyaallah semua TKI yang berangkat bisa bekerja dengan tenang dan kembali dengan selamat," ajak Iis Dahlia di hadapan ratusan calon TKI.
Diakhir acara, Muhaimin menyampaikan bahwa pemerintah terus menggenjot pelatihan kerja untuk TKI dengan menggenjot dan melakukan supervisi terhadap lembaga-lembaga pelatihan TKI. "Pemerintah menargetkan tahun depan semua lembaga pelatihan TKI sudah bisa disetarakan dengan lembaga pelatihan kerja modern. BLKLN harus dimodernisasi," tandasnya. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: