Inilah Kesimpulan Pertemuan Masyarakat Papua Di Hotel Bidakara

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 13 Juli 2012, 20:40 WIB
Inilah Kesimpulan Pertemuan Masyarakat Papua Di Hotel Bidakara
paskalis kossay/rmol
RMOL. Otonomi Khusus (Otsus) Papua harus dijalankan dengan benar-benar. Sementara, beberapa aturan tentang Otsusnya, perlu direvisi.

Begitu sebagian kesimpulan dalam pertemuan warga Papua yang diinisiasi oleh Kaukus Papua DPR RI dan Pusat Studi Nusantara (PSN) di di Hotel Bidakara Jakarta (Jumat, 11/7). Hal itu disampaikan Koordinator Kaukus Papua DPR RI, Paskalis Kossay kepada wartawan di sela-sela pertemuan.

Ditambahkan dia, dalam Otsus dan UP4D ada kebijakan anggaran yang cukup besar, namun tidak bterlihat dan berjalan di lapangan.

Kesimpulan lainnya, masyarakat Papua meminta konflik yang marak terjadi menjelang Pemilukada.

"KPU (Papua) dan DPRD harus duduk bersama," paparnya

Sementara terkait kekerasan di Papua, pertemuan tersebut meminta pemerintah pusat turun langsung.

"Perlu didiskusikan, melibatkan tokoh Papua. Ini tugas Kemenpolhukam. Kita ingin dialog, harus diduskusikan dengan baik. Penegakan hukum harus dijalankan, Seperti penegakan ham dan korupsi, harus semua trasnsparan," ungkapnya

Paskalis menyambut baik janji Presiden SBY yang akan menyelesaikan masalah Papua dengan dengan hati.

"Itu sangat baik, tapi mana buktinya? Seharusnya dalam irama dan nada harus sama, perkataan dan perbuatan di lapanagan," tandas dia.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA