SYARIEF HASAN, MENKOP DAN UKM

WTP Kali Ini Spesial Karena Dibarengi Penyerapan Anggaran

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/dede-zaki-mubarok-1'>DEDE ZAKI MUBAROK</a>
LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK
  • Rabu, 20 Juni 2012, 14:31 WIB
WTP Kali Ini Spesial Karena Dibarengi Penyerapan Anggaran
RMOL. Kementerian Koperasi  dan UKM berhasil mempertahankan prestasi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk kali kedua. Setelah tahun 2010 Kemenkop dan UKM  yang dikomandoi  Syarief Hasan mendapatkan penilaian yang sama pada tahun 2011 yang diumumkan pada Juni 2012.

Opini WTP sendiri merupakan penilaian tertinggi untuk hasil audit laporan keuangan. Penghargaan atas laporan keuangan tersebut merupakan hasil kerja keras dan tim works seluruh jajaran di Kemenkop dan UKM terhadap akuntabilitas pengeloaan anggaran secara umum. Tidak hanya itu, WTP yang diberikan BPK tahun ini, terasa spesial karena di barengi penyerapan anggaran yang tinggi.

Atas prestasi tersebut Syarief Hasan Merasa Bangga. Kepada Rakyat Merdeka Online, Menkop dan UKM menyampaikan apresiasi atas penghargaan itu.

Kementerian Koperasi  dan UKM mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. Bagaimana bapak memaknai pencapaian itu?
Berdasarkan hasil audit BPK atas laporan keuangan Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2011, telah diberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).  Ini tentunya membanggakan dan merupakan pencapaian tersendiri setelah tahun 2010, kita juga memperoleh prestasi yang sama. Hasil yang dicapai ini berkat kerja keras semua pihak di lingkungan Kementerian Koperasi dan UKM. Opini WTP juga menjadi tujuan dari semua kementerian atau lembaga dalam mempertanggung jawabkan anggaran negara yang telah di pakai.   

Mengenai audit yang di lakukan BPK sendiri?
Saya yakin audit yang dilakukan BPK sudah sesuai dengan prinsip-prinsip transparansi dan akauntabiltas yang menjadi acuan BPK dalam menilai dan mengaudit kementerian atau institusi lain.  Yang pasti apa yang telah dicapai ini, kedepannya saya harapkan ini mudah untuk dipertahankan.

Walaupun mendapat WTP. Apakah ada catatan dari BPK?
Catatan pasti ada. Tapi lebih ke catatan untuk lebih bagus lagi dalam pengeloaan dan penyerapan anggaran. Sekalipun itu catatan kecil, tapi bagi kami tetap harus di perbaiki. Catatan itu, menjadi guidance (petunjuk) sehingga menjadi standar baku. Guidance atau atau supervisi untuk menjaga dan memperthankan WTP.


Motivasi atau suntikan apa yang bapak berikan terhadap jajaran Kemenkop dan UKM?
Tidak ada suntikan yang istimewa. Saya hanya menyampaikan bahwa kita perlu bekerja dengan integritas tinggi, bersungguh memegang amanah, bekerjasama dan transparan. Hal itu yang memacu lompatan cara kerja di kementerian ini.  Motivasi yang ada pada diri saya saya terapkan di lingkungan kerja. Pada akhirnya saya harus memberikan apresiasi kepada semua jajaran di Kemenkop dan UKM.

Apa nilai lebih dari WTP itu?
Akuntabilitas di Kemenkop dan UKM dibarengi dengan penyerapan tinggi anggaran yang di pakai. Ini nilai lebih. Penyerapan ini merupakan salah satu yang tertinggi diantara kementerian-kementerian lainnya. Biasanya yang menjadi masalah dalam akuntabitas adalah masalah penyerapan anggaran, karena disebabkan kehati-hatian tinggkat tinggi sehingga penyerapan menjadi tidak tercapai. Saat ini kita sudah mencapai penyerapan anggaran 36 persen dari satu target 40 persen per semester.

Penyerapan tinggi itu menurut bapak prestasi ?
Oh jelas. Buat apa akuntabilitasnya bagus kalau penyerapannya rendah, begitu sebaliknya buat apa penyerapannya tinggi kalau stabilitas akuntabilitasnya tidak baik. Artinya, saya ingin mengatakan baik akuntabiltas dan penyerapan, dua-dua harus tercapai.


Hasil itu apakah bisa membuat UKM di tambah anggarannya?
WTP menunjukkan bahwa sebenarnya pengelolaan anggaran negara harus dipertanggungjawabkan secara akuntabel dan utuh kepada rakyat. Dengan penyerapan yang tinggi kemudian di barengi akuntabilatas dan transparansi seyogyanya pantas mendapat prioritas segalanya, baik dalam sisi kebijakan maupun anggaran. Kementerian Koperasi dam UKM sebagai garda terdepan menekan angka kemiskinan, mengurangi pengangguran dan meningkatkan sektor ekonomi rakyat. Anggaran negara itu harus dipertanggungjwabkan kepada rakyat. Semakin banyak program saya kira anggaran akan terus mengikuti. [dzk]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA