Terlebih lagi, gelar untuk Hercules tersebut diberikan di masa jelang Pilkada DKI Jakarta. Seperti diketahui, Partai Gerindra dan PDI Perjuangan mengusung Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) maju sebagai calon gubernur DKI berpasangan dengan eks politisi Golkar, Basuki Tjahja Purnama.
Ketika isu itu ditanyakan langsung kepadanya, Hercules yang diberikan gelar
Kanjeng Raden Haryo Yudhopranoto, membantah.
"Gelar ini tidak ada kaitannya dengan pencalonan Jokowi dalam Pilkada DKI Jakarta." ujarnya kepada
JakartaBagus.Com di kantornya, Jalan Sakti Raya IV/8 Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.
Menurut dia, gelar bangsawan itu diberikan karena aktivitasnya bersama GRIB yang mengedepankan kegiatan-kegiatan sosial. Dan, itu dipandang positif oleh Keraton Surakarta.
"Ini anugerah, tidak ada kaitannya sama sekali," tegasnya.
Ia menambahkan, persoalan pilihan di Pilkada DKI Jakarta dikembalikan kepada warga Jakarta. "Semoga pilihan rakyat itu pemimpin terbaik untuk DKI Jakarta," harapnya.
Namun dia akui GRIB identik dan tidak akan terlepas dari Partai Gerindra yang didirikan oleh Prabowo Subianto. GRIB berkomitmen menjalankan semua arahan dari Partai Gerindra.
"Apalagi arahan untuk 2014, Prabowo
for president, itu harga mati," tekanny.
Hercules Rosario Marshal atau yang akrab disapa Maung mendapatkan
sertifikat gelar kebangsawanan dari Keraton Sasana Purnama, Surakarta dan diberikan oleh Raja Keraton Surakarta, Paku Buwono XIII
Tedjowulan, di Solo, Selasa lalu (5/6)
[jbc/ald]
BERITA TERKAIT: