Peristiwa itu terjadi pada 11 Desember 2025 lalu. Kasus ini menjadi perhatian nasional lantaran mengakibatkan 21 murid dan seorang guru SDN Kalibaru 01 menjadi korban.
Dua diantara 21 murid yang jadi korban mobil boks MBG, sempat menjalani perawatan rawap-inap RS Koja karena mengalami luka cukup serius. Mereka adalah Weren Juansya dan Muhammad Fillio Dinata (Lilo).
Wakil Gubernur Rano Karno, pada hari ini Selasa, 6 Januari 2026, menyempatkan menengok Waren dan Lilo di tempat tinggalnya masing-masing. Kunjungan ini, untuk memastikan kondisi kesehatan mereka telah tertangani baik.
"Pada waktu sebagian anak-anak yang tertabrak sudah pulang, saya tidak sempat besuk karena sedang persiapan Natal dan Tahun Baru," katanya.
Saat menjenguk ke rumah Waren, murid SDN 01 Kalibaru yang mengalami pergeseran tulang bahu akibat tertabrak mobil MBG, Rano meminta untuk kembali dirawat di rumah sakit, agar bisa meneruskan pengobatan hingga tuntas.
"Saya minta Waren kembali dirawat di rumah sakit agar bisa meneruskan pengobatan hingga tuntas," sergahnya.
Khusus untuk Muhammad Fillio Dinata (Filo), Rano mengaku memiliki kesan mendalam terhadapnya.
Menurut Rano, saat Gubernur Pramono Anung membesuk di RSUD Koja, Filo sempat bertanya tentang dirinya.
"Dalam situasi dia tidak siuman, dia masih ingat aku. Nah, jadi sekarang aku datang memberikan semangat," tandasnya.
BERITA TERKAIT: