"Saya kagum sama beliau. Masih ada pejabat, tipikal seperti beliau. Jujur, bersahaja dan konsisten dalam pendirian, ramah kepada semua orang. Jarang dapat yang seperti itu," ujar anggota Komisi Energi DPR Sutan Bhatoegana kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Senin, 23/4).
Atas tipikal yang seperti itu, Sutan menganjar Prof Wid, sebagai pemimpin BBM. Yaitu, Bersih, Berani, Merakyat, bukan pemimpin SDM, yang hanya mau Selamatkan Diri Masing-masing. "Kita butuh pemimpin BBM. Dahlan Iskan (Menteri BUMN) termasuk pemimpin BBM, menurut saya," nilai Sutan.
Dalam amatan Sutan, Widjano memang berani menyampaikan ide-idenya. Meski dicecar, termasuk saat menjelaskan alasan pemerintah hendak menaikkan harga BBM, dia tetap tegar. Karena Widjajono mempelajari apa yang ia sampaikan. "Dia memang guru besar dan bersahaja," ucap Sutan.
Tak hanya itu, Widjajono juga pejabat yang satu antara perbuatan dan perkataan. Sutan mengungkapkan, saat dirinya melayat Minggu kemarin, istri Widjajono, Ninasapti Triaswati, menceritakan, bahwa suaminya kalau berangkat ke mana-mana naik pesawat kelas ekonomi dan itu pun di kursi belakang.
Saat ditanya kenapa, Widjajono mengungkapkan, karena dia yang menganjurkan penghamatan. "Kan, saya yang menyampaikan pengehamatan," ujar Sutan mengutip ucapan Widjajono yang disampaikan Ninasapti Triaswati.
"Luar biasa, menurut saya dia sesuai perbuatan dan ucapan. Kita butuh penimpin BBM seperti dia," kata Sutan lagi. [zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: