Israel Tak Tergesa-gesa dalam Perang Melawan Iran

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 04 Maret 2012, 18:02 WIB
Israel Tak Tergesa-gesa dalam Perang Melawan Iran
israel/ist
RMOL. Presiden Israel Shimon Peres akan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) hari ini (Minggu, 4/3) waktu setempat, dalam pertemuan di AIPAC (American Israel Public Affairs Committee).  Dalam pertemuan nanti, Peres akan memberitahu kepada delegasi AIPAC bahwa Israel tidak tergesa-gesa dalam perang melawan Iran.

Sebagaimana diberitakan kantor berita resmi Israel Hareetz (Minggu, 4/3), sumber terdekat Perez mengatakan bahwa dalam pertemuan nanti, Peres akan menegaskan bahwa Israel tidak akan terburu-buru dalam perang melawan Iran. Ia menyebut apa yang dilakukan Israel saat ini hanyalah wujud mempertahankan diri dari ancaman luar.

"Israel tidak terburu-buru ke dalam perang, kami adalah negara yang selalu berusaha menyelesaikan masalah secara damai karena perdamaian selalu jadi pilihan kami, tetapi musuh kita seharusnya tidak membuat kesalahan," ujar sumber terdekat Presiden Peres yang tak disebutkan namanya itu.

Perez dengan tegas akan melawan Iran jika AS dan Barat tidak segera menyelesaikan permasalahan nuklir Iran itu. Perez sesumbar bahwa negaranya telah berpengalaman dalam banyak perang dan semuanya berakhir dengan kemenangan untuk Israel.

"Kami telah berjuang dalam enam peperangan yang dipaksakan kepada kami dan kami telah memenangkan semua perang itu. Dan jika perang lain (melawan Iran) dipaksakan kembali kepada kami, maka kami akan melawannya dan kami akan memenangkannya," lanjut sumber tersebut menirukan apa yang akan dilakukan Peres saat berpidato di AIPAC.

Dalam pidato di depan kelompok lobi pro Israel yang berpengaruh tersebut, Peres juga akan mengungkapkan rasa terima kasih nya kepada pemerintah AS yang telah mendukung kepemerintahannya.

"Dia yakin bahwa AS akan selalu berdiri untuk (mendukung) Israel, dan kadang-kadang tidak ada salahnya untuk mengatakan Terima kasih," tutup sumber tersebut.
[ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA