"Rakyat Yaman telah meraih awal yang baru untuk negera mereka namun masih banyak hal yang masih harus mereka lewati di depan," ujar Barack Obama dalam sebuah pernyataan seperti dikutip
BBC (Minggu, 26/2).
Dalam pernyataanya tersebut Barack Obama juga mengatakan bahwa AS akan menjadi Sahabat setia bagi Yaman dalam mengawal proses transisi demokrasi di negara tersebut.
"Saya katakan kepeda Presiden Hadi bahwa Amerika Serikat akan berdiri bersama rakyat Yaman dalam melanjutkan pembangunan negara itu ke arah yang lebih cerah," tambah Obama.
Obama yakin, dibawah kepemimpinan Presiden Hadi, Yaman bisa menjadi contoh bagi transisi damai bisa terjadi di tengah warga yang menolak kekerasan dan bersatu dalam keinginan yang sama.
Insiden bom bunuh diri yang menewaskan 26 orang warga Yaman juga tak luput dari perhatian Obama. Obama mengungkapkan duka yang mendalam bagi korban yang tewas akibat bom yang meledak satu jam setelah pelantikan Presiden Hadi.
Presiden Hadi dilantik setelah presiden sebelumnya Ali Abdullah Saleh mundur dari jabatannya karena diprotes warganya selama berbulan-bulan.
[ysa]
BERITA TERKAIT: