Catherine Ashton sendiri mengaku bahwa surat dari Iran telah ia terima. Saat ini, surat itu sedang dikaji oleh negara-negara besar untuk kemudian memberikan jawaban atas tawaran yang diajukan oleh Iran. Ashton menyambut gembira surat dari Iran tersebut.
"Kami pikir ini merupakan suatu langkah penting dan kami menyambut surat itu," ujar Ashton sebagaimana dilansir kantor berita Iran,
IRNA, Sabtu (18/2).
Ashton yang juga mewakili kelompok P5+1, sebuah kelompok negara maju yang terdiri dari 5 anggota tetap Dewan Keamanan PBB ditambah dengan Jerman, dengan datangnya surat tersebut, menandakan bahwa Iran telah siap dalam memulai pembicaraan terkait isu nuklirnya.
"Kemungkinan potensi bahwa Iran mungkin siap untuk memulai pembicaraan sangat besar," lanjut Ashton.
Amerika Serikat dan Uni Eropa telah meningkatkan sanksi terhadap Iran karena prihatin Iran hendak membuat senjata nuklir. Iran menegaskan program nuklirnya bertujuan damai. Menurut Ashton, meski sejumlah sanksi-sanksi telah membuahkan hasil, tapi ia menyatakan bahwa masyarakat internasional ingin menyelesaikan isu nuklir Iran ini melalui pembicaraan atau dialog.
[arp]
BERITA TERKAIT: