CSIS: Demokrat Tetap Nomor Satu, Tapi Anjlok Absolut

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 13 Februari 2012, 13:22 WIB
CSIS: Demokrat Tetap Nomor Satu, Tapi Anjlok Absolut
massa demokrat/ist
RMOL. Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia memaparkan hasil survei nasional periode 16-24 Januari. Berbeda dengan lembaga riset lain, CSIS menyimpulkan popularitas semua partai politik, baik pemerintah ataupun oposisi, anjlok dari perolehan pada Pemilu 2009.

"Hari ini, dukungan terhadap semua partai menurun. Meskipun Demokrat tetap nomor satu, tapi penurunannya (dari 2009) paling absolut. Jadi ini bukan hal yang mengembirakan pada semua partai, juga pada Demokrat," kata peneliti CSIS, Sunny Tanuwidjaja, di Jakarta Post Building, Palmerah, Jakarta, Senin (13/2)..

Tapi, menurut CSIS, penurunan perolehan suara Partai Demokrat tidak bisa dimanfaatkan partai lain. Yang pasti, pemilih Partai Demokrat pada 2009 lalu, tidak akan memilih partai binaan Presiden SBY itu lagi jika Pemilu dilakukan hari ini.

"Mereka mengambang, dan tidak memilih partai apapun. Hari ini, pemilih tidak punya pilihan lagi, kerena tidak ada kualitas partai yang sesuai dengan keinginan masyarakat," jelasnya.

Berikut adalah hasil survei selengkapnya atas perolehan suara Parpol yang ada di DPR jika Pemilu dilakukan hari ini. Partai Demokrat memperoleh 12,6 persen ( turun 8,25 persen), Golkar 10,5 persen (turun 3,95), PDI Perjuangan 7,8 persen (turun 6,25 persen), PKB 4,4 persen (turun 0,54), PKS 3,1 persen (turun 4,78 persen), Partai Gerindra 3,0 persen (turun 1,46 persen), PPP 2,8 (turun 2,53 persen), PAN 2,3 persen (turun 3,71 persen), Partai Hanura 0,7 persen (turun 3,07 persen).[ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA