Sa'adi Khadafi yang kini mendapatkan suaka politik di Niger menyebut bahwa warga Libya saat ini dipimpin oleh kelompok penjahat. Inilah yang menyebabkan sebagian besar rakyat tidak puas dengan kepemimpinan baru di Libya.Sa'adi akan menjawab ketidakpuasan rakyat itu.
"Saya akan kembali ke Libya kapan pun. Saat ini, 70 persen warga Libya tidak puas dengan pemerintah," ujar Sa'adi, sebagaimana dikutip AFP (Sabtu, 11/2).
Sa'adi menjelaskan bahwa situasi dan kondisi yang saat ini berlangsung di Libya masih cukup mengkhawatirkan. Hal ini, lanjutnya, disebabkan karena para mantan pasukan revolusi Dewan Transisi Nasional (NTC) terlibat baku tembak satu sama lain.
Sa'adi hingga saat ini masih berada di Niger. Pemerintah Niger pun
menolak permintaan Dewan Transisi Nasional untuk mengekstradisi Sa'adi ke tangan Pemerintah Libya yang baru. Pada 11 November lalu, Niger telah memberikan suaka politik kepada Sa'adi atas dasar kemanusiaan.
[dem]
BERITA TERKAIT: