Seminggu bekerja, Kemlu Aljazair melalui Menteri Luar Negeri Aljazair menerima Dubes RI LBBP Ahmad Niam Salim untuk menyerahkan surat kresidensial atau surat kepercayaan. Dalam pertemuan itu, kedua pihak berharap hubungan kerjasama antar kedua negara lebih produktif dan menguntungkan baik secara ekonomi maupun kemasyarakatan.
"Saya sangat senang dengan respon cepat dari Kemlu Aljazair yang menerima kami dengan hangat. Saya berharap hubungan baik antara para pendiri bangsa kita selama ini bisa kita lanjutkan dengan kerja-kerja yang lebih produktif dan inovatif, tidak hanya dalam hubungan diplomatik dan politik, tetapi juga dalam bidang ekonomi dan bisnis," kata Niam saat bertemu Menlu Aljazair dan disampaikan kepada
Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 1/2).
Dalam bidang politik, Niam berharap agar bisa tercipta saling pengertian kedua negara untuk saling mendukung dalam kancah internasional. Sementara dalam bidang ekonomi dan bisnis, Menlu Aljazair dan Dubes Niam sepakat untuk dalam waktu dekat segera kedua negara untuk membentuk dewan bisnis atau
bussines council yang melibatkan para pengusaha kedua negara. Hal ini dilakukan guna mempecepat hubungan dagang kedua negara.
"Saya juga berharap usaha-usaha untuk melancarkan peningkatan kerjasama dan bisnis bisa difasilitasi oleh Kemlu. Karena semua kerjasama di sini harus melalui Kemlu dulu. Saya berharap soal bisnis ini tidak terkendala oleh masalah-masalah birokrasi yang kaku," paparnya usai bertemu Menlu Senin sore waktu Aljazair.
Soal hubungan kemasyarakatan, Niam berharap ide pembentukan asosiasi masyarakat Aljazair-Indonesia bisa difasilitasi dengan baik oleh Kemlu. Sebab, sebelum berangkat ke Aljazair, Dubes Niam dalam pertemuan dengan Dubes Aljazair di Indonesia, Abdul Karim Bellarbi, telah bersepakat untuk membentuk organisasi yang sama di Indonesia guna mempererat hubungan antar kedua negara ini secara substansial.
[ysa]
BERITA TERKAIT: