Hal ini disampaikan oleh Kepala Pengadilan Militer Mesir Adel Mursy. Mursy mengatakan bahwa ke Kepala Dewan Militer Mesir, Hussein Tantawi, telah sepakat untuk membebaskan tahanan sipil yang ditangkap saat melakukan unjuk rasa anti Presiden Husni Mubarak.
"Sebanyak 1.959 orang yang di penjara sesuai aturan pengadilan militer selama kekacauan yang terjadi di negara itu setelah pemberontakan 25 Januari, telah dibebaskan," kata Mursy sebagaimana dikutip kantor berita
MENA (Minggu, 22/1).
Dewan Militer Mesir mengambil alih kekuasaan sejak Presiden Hosni Mubarak lengser pada Februari 2011. Selama pengambilalihan kekuasaan itu, penguasa militer banyak dikritik karena selalu menangkapi warga sipil dan menyeret mereka ke pengadilan militer. [ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: