Kepala Roskosmos Vladimir Popovkin mengatakan bahwa Rusia telah memiliki pengetahuan yang cukup untuk dapat hidup di Bulan. Rusia, lanjut Popovkin, sebelumnya telah berhasil menemukan sumber air di Bulan dan hal ini adalah faktor penting yang mendukung keberlangsungan hidup manusia.
"Kami tak ingin manusia hanya bisa menginjakkan kaki di bulan. Kini kita sudah punya cukup pengetahuan, kita tahu di sana ada air dan kini kami sedang membicarakan cara memulai penjelajahan ini dengan NASA dan European Space Agency," ujar Popovkin sebagaimana dilansir United Press International (Sabtu, 21/1).
Rusia memiliki rencana untuk mengirim dua misi tak berawak ke bulan untuk melengkapi data mereka. Dua misi tersebut adalah misi Luna Glob dan Luna Resource yang akan diorbitkan pada 2020 nanti.
Rencana Rusia untuk menjadikan bulan sebagai markas sebenarnya telah tercetus sejak era perang dingin dan telah menjadi perhatian ilmuwan Rusia dan AS sejak tahun 1950.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: