"Kalau sudah menjadi kesepakatan Banggar dan BK, tentunya pimpinan menindaklanjuti apa yang diputuskan BK," kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung, di gedung DPR Jakarta (Jumat, 20/1).
Pimpinan DPR, lanjut Pramono, menghendaki renovasi ruang Banggar ini bisa dibuka ke publik dan transparan. Sebab bila informasi sengaja ditutupi maka justru akan memperburuk citra DPR.
Terkait empat orang pengusul renovasi, Pramono menyerahkan semuanya diumumkan secara resmi oleh BK. Pramono juga menunggu langkah BK untuk membuka transkip rapat soal renovasi ini.
"(Transkip) itu pasti ada, karena itu (rapat) formal. Itu diatur dalam Tatib Dewan. Yang jelas kita menunggu laporan resmi BK," demikian Pramono.
[ysa]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: