Pengunduran ini resmi dia sampaikan kepada Ketua Fraksi PAN Tjatur Sapto Edy Tjatur. Anggota Komisi III itu membacakan surat pengunduran dirinya di ruang pers gedung Nusantara I DPR. Dia terangkan bahwa alasan pengunduran dirinya terkait mahalnya pembangunan ruang rapat Banggar yang menelan Rp 20 miliar.
"Saya tidak siap ikut rapat dalam ruangan yang menelan Rp 200 juta satu meter, saya sangat terluka," katanya, Jumat (13/1).
Pembangunan ruang rapat 10x10 meter itu dinilainya tidak masuk akal sehat. Ruangan Banggar itu juga sama dengan ruangan-ruangan yang lain, walau selama ini terkesan sempit, tapi pembangunan selalu memiliki standar.
"Gedung negara itu ada standarnya, jangan keputusan sepihak," tegasnya.
Ditanya soal apakah ada anggota Banggar yang mengikuti jejaknya, dia menjawab tidak tahu.
"Kalau ada, sama pikiran sama saya. Sikap saya ini adalah pribadi," tambahnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: